Cara Menghilangkan Malware/Virus Terampuh

Cara Menghilangkan Malware/Virus Terampuh. Apakah anda pengguna komputer, sering berselancar didunia maya menggunakan perangkat PC atau laptop. Tentu anda tidak asing lagi dengan yang namanya virus atau lebih dikenal dengan malware. Berbagai macam jenis malware ini, ada yang sampai PC/ laptop anda tidak bisa dihisupkan lagi dengan kata lain malware tersebut merusak sistem operasi perangkat.


https://www.nyampling.com/2019/10/cara-menghilangkan-malware.html

Ada juga yang menyerang file dengan menyembunyikan file aslinya dan mereplika file tersebut dengan file berisi virus atau malware. Ada juga malware yang mengunci sistem operasi kemudian meminta sejumlah uang untuk membukanya.

Jika PC/laptop anda terkena malware/virus maka anda harus menerapkan langkah-langkah yang telah admin nyampling.com ringkas menjadi beberapa cara tapi sebelum melangkah ketahap selanjutnya, ada baiknya anda mengenal apa itu malware yuk simak penjelasannya sebagai berikut:

Apa Itu Malware?


Malware itu sendiri adalah software yang seperti software yang anda pakai seperti microsoft office, photoshop, converter tapi tujuan dari pembuatan malware/virus ini adalah untuk merusak sistem komputer, jaringan/server tanpa sepengetahuan pemilik. Malware ini bisa juga untuk mencuri data si pemilik ataupun meretas akun pribadi sehingga dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Siapapun bisa terserang malware, yang diperlukan saat ini anda harus jeli pada saat browsing karena  malware bisa masuk ke PC/laptop anda melalui file yang diunduh dari dunia maya. Ataupun bisa juga melalui flashdisk yang telah dicolokkan pada PC/laptop teman yang terkena malware/virus.

Tanda PC/laptop Terserang Malware


Melihat banyaknya jenis malware yang dibuat, maka untuk indikasinya juga berbeda-beda pada PC/laptop. Bagi orang awam, maka tidak akan sadar bahwa PC/laptopnya terserang malware. Untuk bisa mengetahuinya maka admin nyampling.com sudah merangkumnya sehingga anda sebagai pemilik dapat melakukan tindakan untuk dapat mengamankan perangkat PC/laptop anda. Yuk simak tanda-tandanya seperti dibawah.

1. Banyaknya Popup Mencurigakan Muncul

Biasanya tanda seperti ini sangat jelas karena menampilkan tab baru yang berisi iklan, iklan tersebut jika anda klik akan mengarahkan kepada website untuk mendownload aplikasi. Jika anda mengklik download maka otomatis malware langsung terdownload dan terinstal di perangkat PC/laptop anda tanpa disadari.

2. Sering Terjadi Redirect

Bisanya ketika anda mengklik suatu website maka seringkali terjadi redirect dengan website lainnya, ketika anda mendapatkan banyak redirect maka harus hati-hati dalam mengklik karena sering kali malware tersebut mengarahkan ke website berbahaya.
Atau bisa juga redirect ini berisi iklan sehingga akan mengarahkan anda untuk dapat meng-klik iklan tersebut sehingga pengaruhnya mungkin tidak berbahaya tetapi akan membuat loading perangkat anda menjadi lemot.

3. Sering Muncul Notifikasi Berbahaya

Seperti yang telah admin nyampling.com jelaskan sebelumnya beberapa malware sering meminta tebusan untuk dapat mengaktifkan kembali sistem operasi perangkat anda. Ambil contoh malware/virus tersebut dapat mengunci sistem operasi dengan password seperti pada saat anda memberikan password awal booting sistem operasi. Nah cara kerjanya mirip tetapi passwordnya hanya dari pembuat yang tauh. Sehingga untuk bisa mengakses kembali sistem operasi kita diminta untuk mentransferkan uang sejumlah tertentu.

Modus lain juga dengan cara menakut-nakuti korbannya dengan memberikan notifikasi bahwa PC/laptop anda terserang malware/virus serta diminta untuk mengunduh software tertentu. Maka disarankan jangan langsung percaya, anda bisa lihat websitenya, ataupun jangan langsung diklik anda bisa langsung klik klose saja.

4. Postingan Misterius Muncul di Media Sosial

Jika anda sering menggunakan media sosial maka berhati-hatilah bila tiba-tiba akun media sosial memposting sesuatu tanpa anda ketahui. Hal ini menjadi indikasi bahwa akun anda sudah diretas ataupun ada pihak yang tidak bertanggung jawab menggunakan akun anda.

5. Tools Default Sistem Tidak Dapat Digunakan

Untuk indikasi ini memang sudah lumrah karena biasanya malware/virus menyerang bagian vital dari system operasi tujuannya adalah agar pengguna tidak bisa untuk menonaktifkan malware/virus yang sedang berjalan di sistem operasi anda.

Beberapa tools default dari sistem seperti Task Manager atau Registry Editor. Jika tiba-tiba tidak bisa menggunakan tools default dari sistem, Anda harus segera waspada. Sebab malfungsi tools default sistem merupakan tanda self-defense dari malware.

Cara Menghilangkan Malware/Virus di PC/Laptop


Jika anda mengalami salah satu indikasi diatas, maka dapat dipastikan perangkat PC/lapotp anda terserang malware/virus. Maka untuk dapat mengatasinya berikut admin nyampling.com merangkumnya menjadi beberapa cara seperti dibawah ini:

1. Pastikan Anda Sudah Punya Backup

Hal paling penting adalah anda harus mempunyai file backup untuk data-data penting PC/laptop anda. File ini bisa anda simpan di hardisk eksternal ataupun bisa disimpan di cloud online. Ketika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi maka anda sudah punya backup.
Begitu juga dengan sistem operasi anda dapat membuat backup dengan menyimpannya di flashdisk ataupun partisi yang lain.

2. Putuskan Koneksi Internet

Pada saat anda sedang tersambung dengan internet, maka segera anda putuskan koneksi untuk mencegah perpindahan data dari PC/laptop anda kepihak lainnya melalui transfer internet. Lakukan hal ini jika anda curiga atau mengganggap perangkat PC/laptop anda terkena malware/virus.
Kemudian koneksi internet terhubung jika perangkat anda dipakai saja, kalau tidak dipakai maka harus diputuskan koneksinya. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya aktifitas yang tidak biasa yang dilakukan oleh peretas.

3. Jalankan Safe Mode

Ketika kerusakan sistem operasi pada PC/laptop, maka safe mode adalah salah satu pilihan untuk memperbaiki kerusakan. Kalau anda mengerti cara menjalankannya maka tidak perlu ragu untuk mengakses mode ini. Untuk masuk ke Safe Mode, yang perlu Anda lakukan adalah:
a.    Restart komputer atau laptop,
b.    Tekan F8 di keyboard selama layar booting
c.    Muncul pilihan Safe Mode, yaitu Safe Mode (tanpa jaringan internet), Safe Mode with Networking (dengan jaringan internet), dan Safe Mode with Command Prompt.
d.    Pilih Safe Mode (tanpa jaringan internet)

4. Hapus Temporary Files

Ketika anda hendak melakukan scaning dengan antivirus anda, sebaiknya menghapus terlebih dahulu Temporary File yang ada di sistem perangkat anda. Hal ini dikarenakan akan mempercepat proses scaning, dan juga dapat menghapus file malware yang tersimpan di file sampah. Pada sistem operasi windows 10 anda dapat memanfaatkan fitur Disk Cleanup. Untuk mengaksesnya anda cukup ketikkan disk cleanup pada search bar. Kemudian masukkan drive yang ingin anda bersihkan file sampahnya.

5. Scan Perangkat Menggunakan Anti Malware

Bila anda sudah memasang antivirus/malware maka langsung saja scanning perangkat PC/laptop anda secara menyeluruh. Proses scanning ini lamanya tergantung dari jumlah file yang discanning, semakin banyak file datanya maka semakin lama juga prosesnya. Anda cukup menunggu sampai proses scanning selesai dan software anti malware akan secara otomatis menghapus malware.

6. Gunakan Windows Defender

Software bawaan windows ini sudah terpasang pada saat anda membeli PC/laptop yang disertai sistem operasi windows, khusus windows 10. Untuk anda yang tidak menginsatl anti virus maka jangan khawatir.
Untuk melakukan scanning pada windows defender maka anda klik Settings > Update & Security > Windows Defender. Anda juga bisa langsung ketikkan Windows Defender di search bar. Setelah itu, pilih Open Windows Defender Security Center > Virus & threat protection > Advanced Scan.

7. Hapus Program Tidak Dikenal

Setelah scanning malware serta penghapusannya selesai maka anda tinggal menghapus software atau program yang mencurigakan. Caranya anda tinggal akses control panel, kemudian pilih programs, lalu uninstall programs. Hapus semua program yang tidak anda kenal di perangkat PC/laptop.

Cara Terhindar dari Malware / Virus


Setelah proses menghilangkan malware telah anda terapkan, sekarang anda tinggal menjaga agar perangkat PC/laptop anda tidak terjangkiti oleh malware. Untuk dapat menghindari kejadian yang sama lagi maka admin nyampling.com akan memberikan beberapa cara agar terhindar dari serangan malware. Simak caranya seperti berikut ini

1. Selalu Update OS

Selalu gunakan updatetan terbaru pada sistem operasi perangkat PC/laptop anda. Versi terbaru biasanya berisi perbaikan terbaru dari versi lamanya, tak terkecuali windows defendernya. Pada updatetan terbaru ini biasanya data-data malware terbaru diupdate sehingga jika perangkat PC/laptop anda terserang malware terbaru maka windows defender dapat mengenalinya.

2. Scan Komputer/Laptop Secara Berkala

Malware yang mencurigakan dapat menyusup kapan saja dan dimana saja karena sistem kerja dari malware ini bersembunyi supaya tidak terdeteksi oleh sistem. Oleh karena itu anda perlu melakukan scanning secara berkala.

3. Hindari Penggunaan Wi-Fi Gratis Tanpa Password

Wi-Fi gratis sekarang sudah banyak, tidak hanya di penyedia layanan jaringan data, ditempat umum, tempat belanja bahkan didalam bis juga ada Wi-Finya. Meskipun anda bebas untuk berselancar, maka hal ini menjadi cela untuk malware menyusupi sistem operasi perangkat anda. Karena terkadang anda tidak tauh siapa yang menyediakan Wi-Fi tersebut sehingga sangat berisiko pada perangkat PC/laptop anda.

Saran dari admin nyampling.com jangan gunakan Wi-Fi gratis tanpa password kecuali dalam keadaan darurat. Kemudian ketika menggunakan Wi-Fi gratis ini maka tidak disarankan bagi anda untuk membuka akun-akun pribadi seperti mobile banking, email, dan semacamnya. Hal ini dianggap perlu untuk menghindari pencurian data pribadi anda.

4. Selalu Backup File

Menyiapkan backup adalah salah satu upaya untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti serangan malware. Karena tidak ada yang tauh bagaimana keamanan data anda kedepannya. Salah satu kerugian terbesar anda pada saat perangkat PC/laptop terserang malware adalah hilangnya data-data penting. Maka untuk menghindarinya maka disarankan untuk selalu backup data penting anda.

5. Tingkatkan Kerumitan Password

Untuk dapat meningkatkan keamanan data pribadi anda, maka sangat disarankan untuk dapat mengamankan PC/laptop anda dengan password. Anda tinggal membuat password yang kuat serta tidak mudah ditebak disemua akun dan perangkat yang anda pakai.
Usahakan password yang anda buat jangan disamakan agar orang yang tidak bertanggung jawab tidak mudah untuk membobol perangkat serta akun anda.

Demikian artikel mengenai cara menghilangkan malware dan tips agar terhindar dari serangan malware yang admin nyampling.com rangkum. Semoga dapat membantu anda khususnya yang menghadapi masalah perangkat PC/laptop yang terserang malware. Jika ada saran dan tambahan bisa anda tuliskan dikolom komentar ya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel